Artikel Diving

Pedoman Penyelenggaraan Wisata Selam Rekreasi di Indonesia

Peraturan Menteri Pariwisata Republik Indonesia No. 7 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Wisata Selam Rekreasi.
Artikel Diving

Deep & Extreme Indonesia 2018

26198676_524348821291332_6498057771926217022_oPameran wisata tahunan Deep & Extreme akan segera kembali digelar pada 8 – 11 Maret 2018 di Jakarta Convention Center (JCC). Deep & Extreme 2018 ini merupakan acara ke-12 kalinya digelar setelah hadir kali pertama pada tahun 2006.

Di dalam Deep & Extreme 2018 ini akan ada lebih dari 100 booth yang menawarkan beragam potensi wisata bahari dan wisata ekstrem lainnya. Terdapat pula booth berbagai perusahaan dan toko outdoor yang menghadirkan aneka perlengkapan kegiatan luar ruang, mulai dari menyelam hingga olahraga ekstrem.

“Yuk Jumpa kamu dan semua sahabat di Deep & Extreme 2018

Artikel umum

Hari Libur dan Cuti Bersama Tahun 2018

Setelah melalui serangkaian proses pembahasan yang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Pemerintah menerbitkan Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 707 Tahun 2017, Nomor 256 Tahun 2017, Nomor:01/Skb/Menpan-Rb/09/2017 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018.

Image result for calendar

Keputusan Bersama itu ditandatangani oleh Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur.

Dalam keputusan bersama itu ditetapkan, jumlah Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2018 sebanyak 21 hari, dengan rincian Hari Libur Nasional sebanyak 16 hari, dan cuti bersama sebanyak 5 hari untuk Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah dan Hari Raya Natal.

Rincian Hari Libur Nasional 2018 :

Senin, 1 Januari, Tahun Baru 2018 Masehi;
Jum’at, 16 Februari, Tahun Baru Imlek 2569 Kongzili;
Sabtu, 17 Maret, Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940;
Jum’at, 30 Maret, Wafat Isa Al Masih;
Sabtu, 14 April, Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW;
Selasa, 1 Mei, Hari Buruh Internasional;
Kamis, 10 Mei, Kenaikan Isa Al Masih;
Selasa, 29 Mei, Hari Raya Waisak 2562;
Jum’at, 1 Juni, Hari Lahir Pancasila;
Jum’at – Sabtu, 15-16 Juni, Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah;
Jum’at, 17 Agustus, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia;
Rabu, 22 Agustus, Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah;
Selasa, 11 September, Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah;
Selasa, 20 November, Maulid Nabi Muhammad SAW;
Selasa, 25 Desember, Hari Raya Natal;

Rincian Cuti Bersama 2018 :

Rabu, Kamis, Senin dan Selasa, 13,14,18 dan 19 Juni, Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah;
Senin, 24 Desember, Hari Raya Natal.

Penerbitan Keputusan Bersama tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018 adalah dalam rangka efisiensi dan efektivitas hari kerja serta memberi pedoman bagi instansi pemerintah dan swasta dalam melaksanakan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2018. (EN/Humas Kemenko PMK/ES)

 

Sumber: Setkab.og.id

Artikel Diving

Pengertian dan Penggunaan SKKNI Kepemanduan Wisata Selam 2017

Dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Kepemanduan Wisata Selam (review ), yang dimaksud dengan:

  1. Kompetensi adalah suatu kemampuan yang dibutuhkan untuk melakukan atau melaksanakan pekerjaan yang dilandasi oleh pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja, sehingga dapat dirumuskan bahwa kompetensi diartikan sebagai kemampuan seseorang yang dapat terobservasi mencakup atas pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja dalam menyelesaikan suatu pekerjaan atau tugas sesuai dengan standar performa yang ditetapkan.
  2. Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) adalah rumusan kemampuan kerja yang mencangkup aspek pengetahuan, keterampilan dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
  3. Wisata selam adalah aktifitas wisata di perairan untuk mengamati keindahan bawah air dengan menggunakan peralatan selam atau peralatan pendukung lainnya.
  4. Usaha wisata selam adalah usaha penyediaan berbagai sarana untuk melakukan penyelaman di bawah dan atau di permukaan air dengan menggunakan peralatan selam atau peralatan pendukung lainnya, termasuk penyediaan jasa pemanduan dan perlengkapan keselamatan untuk tujuan rekreasi.
  5. Wisatawan selam adalah individu yang sudah memiliki sertifikat selam (sesuai dengan standar ISO, EN, WRSTC) yang diakui dan log book sesuai kualifikasi dan aktivitas penyelaman dengan batasan penyelaman rekreasi. Wisatawan selam teknikal rekreasi disyaratkan telah memiliki tambahan sertifikasi kekhususan disamping sertifikat selam rekreasi.
  6. Pemandu wisata selam adalah individu yang minimum sudah memiliki sertifikasi penyelam penolong (rescue diver) sesuai dengan standar ISO (International Organization for Standardization), EN (Europan Standard), WRSTC (World Recreational Scuba Training Council ) serta sertifikat kompetensi selaku pemandu wisata selam, yang bertugas sebagai pemandu penyelaman kepada wisatawan selam.
  7. Asesor pemandu wisata selam adalah instruktur selam yang bertugas sebagai asesor kepada pemandu wisata selam dan minimum memiliki sertifikasi Master SCUBA Diver Trainer atau setara yang masih berlaku dan diakui oleh standar berdasarkan ISO, WRSTC, dan EN.

 

Penggunaan SKKNI
Standar Kompetensi dibutuhkan oleh beberapa lembaga/institusi yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia, sesuai dengan kebutuhan masing-masing:

  1. Untuk institusi pendidikan dan pelatihan
    a. Memberikan informasi untuk pengembangan program dan kurikulum.
    b. Sebagai acuan dalam penyelenggaraan pelatihan, penilaian, dan sertifikasi.
  2. Untuk dunia usaha/industri dan penggunaan tenaga kerja
    a. Membantu dalam rekrutmen.
    b. Membantu penilaian unjuk kerja.
    c. Membantu dalam menyusun uraian jabatan.
    d. Membantu dalam mengembangkan program pelatihan yang spesifik berdasar kebutuhan dunia usaha/industri.
  3. Untuk institusi penyelenggara pengujian dan sertifikasi
    a. Sebagai acuan dalam merumuskan paket-paket program sertifikasi sesuai dengan kualifikasi dan levelnya.
    b. Sebagai acuan dalam penyelenggaraan pelatihan penilaian dan sertifikasi.

 

Sumber :

Lampiran Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia No. 36 Tahun 2017 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Hiburan dan Rekreasi Golongan Pokok Kegiatan Rekreasi Lainnya Bidang Kepemanduan Wisata Selam

Artikel Diving

Latar Belakang terbitnya SKKNI Kepemanduan Wisata Selam 2017

Sebagai negara yang memiliki lebih dari 700 titik lokasi penyelaman yang sudah terdata dan masuk kategori selam kelas dunia, Indonesia tertinggal dalam pengembangan kegiatan SCUBA (Self-Contained Underwater Breathing Apparatus) diving. Banyak pengusaha yang tidak melihat SCUBA diving sebagai salah satu peluang usaha yang layak untuk dikembangkan. Akibatnya pelaku industri setempat tertinggal dalam hal pengembangan wisata selam. Kurangnya penggunaan tenaga kerja lokal juga menjadi salah satu masalah pengembangan potensi daerah. Sebenarnya di Indonesia, tenaga lokal dalam kegiatan pemandu wisata selam banyak tersedia, namun kurang mendapatkan kesempatan melalui pendidikan dan pelatihan. Oleh karena itu, perlu adanya dukungan pemerintah dalam meningkatkan kualitas tenaga lokal untuk dapat bersaing, salah satunya dengan adanya penulisan standar kerja ini.

Mulai tahun 1960an, di Amerika mulai dikembangkan sistim pelatihan selam. Ternyata hal ini merupakan awal dari tumbuhnya industri selam, dimana dalam perkembangannya para pelaku mulai menyadari bahwa sistim pelatihan dan sertifikasi tidak dapat berjalan tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak.

Berkaitan dengan uraian diatas maka terdapat kecenderungan kebutuhan tuntutan kualifikasi minimal Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang penyelaman. Untuk mengantisipasi hal tersebut diatas, dipandang perlu pembinaan SDM di bidang penyelaman agar dapat bersaing dengan negara- negara lain. Terpenuhinya pembinaan ini dapat memberikan nilai tambah bagi perkembangan wisata selam.

Untuk meningkatkan profesionalisme SDM khususnya tenaga kerja di bidang penyelaman, sangat perlu ditetapkan standar yang merupakan pernyataan keterampilan, pengetahuan dan sikap yang diterapkan dalam rangka pemenuhan persyaratan standar industri.

Untuk memberi gambaran dan pedoman yang jelas dan sistematis tentang persyaratan minimal tenaga kerja di bidang pemandu selam perlu disusun standar kompetensi kerja nasional bidang pemandu selam. Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI), disusun untuk menyediakan sebuah pedoman yang baku dan dapat diaplikasikan dalam rangka memenuhi kebutuhan industri sebagai pengguna.
 

Sumber : Lampiran Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia No. 36 Tahun 2017 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Hiburan dan Rekreasi Golongan Pokok Kegiatan Rekreasi Lainnya Bidang Kepemanduan Wisata Selam

Artikel umum

Pameran Deep & Extreme Indonesia 2015

Satu lagi sebuah acara yang menggabungkan hobby olah raga khususnya olah raga laut dengan dunia pariwisata akan kembali hadir pada bulan April 2015 mendatang, dan yang menjadi pokok bahasan kita kali ini adalah tentang sebuah acara yang bertajuk Pameran Deep & Extreme Indonesia 2015. Pameran ini akan diadakan pada 30 April – 3 Mei 2015 di Cendrawasih Hall – Jakarta Convention Center.

Continue reading “Pameran Deep & Extreme Indonesia 2015”

Artikel Diving

Gelembung Kecil 2014 in review

Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2014 untuk blog ini.

Berikut ini kutipannya:

Aula konser di Sydney Opera House menampung 2.700 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 13.000 kali di 2014. Jika itu adalah konser di Sydney Opera House, dibutuhkan sekitar 5 penampilan terlaris bagi orang sebanyak itu untuk menontonnya.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.