​Apa itu Timpanoplasti dan Mastoidektomi?

Hanya sedikit berbagi informasi tentang operasi atau penanganan gendang telinga yang mengalami infeksi dan berlubang. 

Timpanoplasti Yaitu tindakan operasi telinga untuk memperbaiki gendang telinga (membran timpani) dengan atau tidak disertai memperbaiki telinga tengah serta tulang pendengaran. Gendang telinga yang diperbaiki adalah gendang telinga yang berlubang, karena trauma atau infeksi.Telinga yang terinfeksi biasanya disertai dengan keluhan telinga berair.
Mastoidektomi adalah tindakan operasi dengan cara membuka tulang mastoid yaitu tulang di belakang telinga untuk membuang jaringan yang terinfeksi serta terjadi pembusukan tulang.

Apa yang di maksud dengan trauma di atas?

Trauma yang di maksud adalah misalnya telinga yang terpukul, terbentur, akibat suara ledakan yang keras dekat telinga, dan gendang telinga tertusuk.

Kapan operasi ini di lakukan?

Tindakan ini dilakukan jika pada telinga yang berair pengobatan secara oral (non operasi) tidak berhasil.

Berapa lama operasi akan berlangsung?

Biasa nya operasi berlangsung selama 3-4 jam, tergantung kondisi dari sulit atau tidaknya keadaan telinga pasien.

Berapa lama rawat inap yang di jalan kan setelah operasi?

Perawatan pasca bedah di RS, selama 3 hari 2 malam.

Bagaimana setelah operasi?

Pasien akan menggunakan verban elastik pada bagian telinga yang di operasi selama perawatan di rs, dan sebaiknya tidak terkena air.

Apakah ada pantangan makan setelah operasi?

Tidak ada pantangan makan.

Efek apa yang akan dirasakan setelah operasi?

Pada beberapa pasien terasa kuping nya seperti berbunyi, ada yang terasa sakit dan sakit kepala.

Apakah efek tersebut normal?

Ya, efek tersebut normal.Telinga berbunyi itu karena pada bagian telinga di taruh seperti sponge penyerap.Bila sakit kepala, itu hanya karena efek dr bebetan verban elastik.

Anestesi apa yang di gunakan dalam operasi ini?

Pada operasi THT akan digunakan anestesi umum. 

Demikian sekilas tentang operasi tympanoplasi. Semoga bermanfaat. 

Tips Penyelaman Aman

Menyelam lebih aman dengan mengingat pedoman ini:

Tidak pernah menahan nafas. Sudah sering disebutkan sebelumnya, hal ini  akan disebutkan lagi. Menahan napas dapat menyebabkan cedera overexpansion paru-paru serius. Jadi sekali lagi, untuk penekanan: Jangan menahan nafas.

Memantau lingkungan Anda. Terus memantau di mana Anda dan teman-teman menyelam Anda dalam kaitannya dengan situs menyelam atau perahu dan menghindari memasuki lingkungan seperti gua-gua bawah laut   jika Anda tidak terlatih untuk melakukannya.

Ekualisasi. Jika Anda tidak bisa menyamakan tekanan , berhenti turun dan beri  sinyal teman-teman Anda. Terus turun dengan ruang udara yang tidak terekualisasi dapat menyebabkan cedera serius.

Perhatikan alat pengukur Anda. Kehabisan udara sementara di bawah air akan merusak penyelaman semua orang, bukan hanya Anda.

Menerima risiko. Selalu ada risiko DCS, tidak peduli berapa banyak komputer Anda pakai atau bagaimana konservatif Anda menyelam menggunakan tabel selam . Menyelam dalam batas yang dapat diterima, naik perlahan-lahan dan selalu membuat berhenti keselamatan.

Tahu kapan untuk mengatakan tidak. Jika Anda tidak merasa nyaman untuk menyelam, maka katakan  tidak. Sederhana.

Ada dalam daftar. Pastikan nama Anda pada daftar penumpang menyelam perahu, dan pastikan nama Anda disebut ketika kau kembali kapal.

Perhatian pengarahan . Sangat penting untuk mengetahui kondisi lokal, sehingga memberikan 100 persen perhatian Anda untuk mendengar pengarahan dari pemandu selam anda.

Kelelahan adalah masalah. Kelelahan saat menyelam dapat mengkhawatirkan, dan dapat menyebabkan panik dan kecelakaan. Belajar mengenali gejala, penyebab dan pencegahan, dan dengan mengetahui apa yang harus dilakukan jika Anda mengalaminya.

Jauhi baling-baling. Sebagai seorang penyelam rekreasi Anda tidak di sana untuk memperbaiki baling-baling, sehingga tetap jelas. Jika Anda melihat sesuatu yang serba salah, memberi tahu awak agar melakukan perbaikan.

Pameran ” Deep and Extreme Indonesia ” Kembali Digelar

Pameran wisata “Deep and Extreme Indonesia” kembali akan diselenggarakan pada 31 Maret hingga 3 April 2016. Pameran bertempat di Cendrawasih Hall, Jakarta Convention Centre (JCC).
image

Dalam pameran tersebut akan ada 120 stan dari berbagai perusahaan penyedia jasa, alat dan perlengkapan, pengelola destinasi, hingga komunitas selam dan petualangan.

Acara yang sudah dilaksanakan sepuluh kali ini menyajikan berbagai inovasi baru untuk para pengunjungnya. Di antaranya jumlah stan yang bertambah dan peserta pameran yang semakin beragam yaitu dari produk atau apparel selam dan petualangan, komunitas selam, dive center, lembaga pelatihan dan pendidikan selam, liveaboard, pabrikan kamera, dan masih banyak lagi.

“Tahun ini ada lebih banyak dan bervariasi stan-stan yang ditawarkan kepada pengunjung. Selain itu ada simulasi selam dan caving, juga rangkaian belasan seminar dan talkshow menarik yang bisa diikuti secara gratis,” ujar Dharmawan Sutanto, Presiden Direktur dari Deep and Extreme 2016.

Ia menambahkan, penyelenggara menyediakan tank besar bagi pengunjung yang mau melakukan simulasi selam. Pengunjung juga dapat mencoba langsung alat-alat selam yang dibeli di pameran pada tank raksasa tersebut.

Bagi pecinta petualangan, khususnya panjat tebing, penyelenggara juga menyediakan caving wall untuk simulasi sekaligus mencoba peralatan baru. Dalam pameran tersebut juga akan dikeluarkan beberapa teknologi dan alat-alat terbaru di dunia selam dan petualangan.

Rangkaian acara selama empat hari tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan dari seminar, talkshow hingga lomba anak-anak. Di hari pertama, Kamis 31 Maret 2016 pukul 09.00 akan dibuka dengan Seminar dan Workshop Indonesia Dive Bussines Forum 2016.

“Menteri Pariwisata Arief Yahya akan membuka sesi pertama seminarnya, sekaligus juga akan membuka keseluruhan acara, sembari akan menyampaikan tentang dunia selam tanah air,” ujar Dharmawan.

Dalam seminar tersebut salah satunya akan membahas fotografi dan pengenalan berbagai perangkat foto bawah laut yang akan dibawakan oleh para ahli foto bawah laut, Makarlos Soekojo dan Jevin Surjadi.

Di hari berikutnya pengunjung juga dapat mengikuti berbagai rangkaian acara selain menikmati pameran dan berbelanja peralatan dengan harga bersaing. Beberapa rangkaian acaranya ialah workshop “Dive and Drone Filming”, “Tips Video Dokumentasi Traveling”, dan “Safety in Adventure Travel”.

Juga ada lomba mewarnai dan melukis anak tentang keindahan alam yang akan diselenggarakan sejak hari pertama. Sebelum pameran tersebut berlangsung, penyelenggara telah mengadakan lomba fotografi dengan tema adventure dan foto bawah laut. Pemenangnya akan diumumkan dan dipamerkan sepanjang acara tersebut berlangsung.

Penyelenggara sendiri menargetkan kunjungan 30.000 pengunjung selama empat hari berlangsungnya acara. Dengan jumlah nilai transaksi sebesar Rp 20 Milyar.

Sumber; Kompas Travel

Daftar Hari Libur, Cuti Bersama, dan Long Weekend Tahun 2016

Bagi kawan-kawan diver, calon diver, dan traveler, jadwal Hari Libur Nasional setiap tahunnya merupakan sesuatu yang ditunggu-tunggu! Dari jadwal libur tahunan ini kita bisa tahu mana yang ‘harpitnas’, alias ‘Hari Kejepit Nasional’ dimana dengan cuti satu hari kita bisa dapat libur yang lebih panjang, mana long weekend-nya dan juga hari-hari libur lain yang bisa dimanfaatkan untuk traveling.

Pemerintah telah mengeluarkan SKB Tiga Menteri tentang hari libur dan cuti bersama selama tahun 2016. Ada 15 hari libur nasional dan 4 hari cuti bersama. Dan, banyak long weekend!

Januari 2016
Jumat, 1 Januari : Tahun Baru 2016 (Long Weekend)

Februari 2016:
Senin, 8 Februari : Tahun Baru Imlek (Long Weekend)

Maret 2016:
Rabu, 9 Maret : Hari Raya Nyepi
Jumat, 25 Maret : Wafat Isa Al-Masih (Long Weekend)

Mei 2016
Minggu, 1 Mei : Hari Buruh Internasional
Kamis, 5 Mei : Kenaikan Yesus Kristus (Long Weekend)
Jumat, 6 Mei : Isra Miraj (Long Weekend)
Minggu, 22 Mei : Hari Raya Waisak

Juli 2016:
Senin-Selasa, Jumat, 4, 5, 8 Juli : Cuti Bersama Idul Fitri
Rabu-Kamis, 6 & 7 Juli : Hari Raya Idul Fitri

Agustus 2016:
Rabu, 17 Agustus : Hari Kemerdekaan

September 2016:
Senin, 12 September : Hari Raya Idul Adha (Long Weekend)

Oktober 2016:
Minggu, 2 Oktober : Tahun Baru Islam

Desember 2016:
Senin, 12 Desember : Maulid Nabi (Long Weekend)
Minggu, 25 Desember : Hari Natal
Senin, 26 Desember : Cuti Bersama Hari Natal

Dari jadwal hari-hari libur tersebut di atas memang boleh dibilang cukup menguntungkan bagi kamu yang ingin liburan long weekend atau cuti mengisi hari kejepit.

Selamat merencanakan liburannya ya…

Mengenal “Hantu Laut” yang Ditakuti Penyelam Pencari AirAsia

Setelah sempat tertunda selama beberapa hari, penyelaman akhirnya bisa dilanjutkan kembali pada Jumat kemarin oleh pasukan TNI Angkatan Laut dan Basarnas untuk mencari puing-puing pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di Selat Karimata, Kalimantan Tengah, pada Minggu 28 Desember 2014. Baca lebih lanjut

Pameran Deep & Extreme Indonesia 2015

Satu lagi sebuah acara yang menggabungkan hobby olah raga khususnya olah raga laut dengan dunia pariwisata akan kembali hadir pada bulan April 2015 mendatang, dan yang menjadi pokok bahasan kita kali ini adalah tentang sebuah acara yang bertajuk Pameran Deep & Extreme Indonesia 2015. Pameran ini akan diadakan pada 30 April – 3 Mei 2015 di Cendrawasih Hall – Jakarta Convention Center.

Baca lebih lanjut

Tempat Snorkeling Paling Top di Bali

Pulau Bali tidak saja terkenal dengan pantai yang indah saja tapi juga alam bawah laut yang memesona. Ternyata, ada 5 spot snorkeling paling top di Pulau Dewata. Di mana saja ya? Mulai dari terumbu karang yang cantik hingga kapal karam yang memesona. Inilah 5 spot snorkeling paling top yang ada di Bali:

Bali Diving - Padang Bay

1. Pulau Menjangan

Menjadi bagian Taman Nasional Bali Barat, Pulau Menjangan menawarkan alam bawah laut yang memesona. Tempat ini terkenal dengan spot divingnya, namun snorkelingnya pun tak kalah menghipnosis! Suasana yang tenang seakan menyempurnakan liburan yang seru di bawah air. Beragam ikan warna-warni asyik berkeliaran di antara terumbu karang. Ditambah, terumbu karang di sini cukup padat dan tergolong sehat. Pulau tak berpenghuni ini paling pas didatangi dari bulan April hingga November.

2. Nusa Lembongan

Terumbu karang yang cantik jadi alasan utama sebuah daerah menjadi tujuan snorkeling. Seperti yang ada di Nusa Lembongan, Kabupaten Klungkung, Bali. Dasar laut di sana sungguh padat dengan terumbu karang dan ikan kecil yang warna-warni. Tidak seperti Pulau Menjangan, di sini, sudah tersedia tempat penyewaan untuk peralatan selam atau snorkeling. Bahkan, jika tidak ingin memulai snorkeling dari tepi pantai, bisa menyewa perahu dan langsung mulai snorkeling dari lepas pantai.

sweetlip fish on the reefs

3. Nusa Penida

Masih dekat dengan Nusa Lembongan, ada Nusa Penida. Berada berdekatan, alam bawah laut yang ada di Nusa Penida tidak terlalu jauh berbeda dengan yang ada di Nusa Lembongan. Namun yang jadi daya tarik di sini adalah biota lautnya yang beragam. Meski dengan snorkeling, traveler bisa menemui aneka biota laut seperti ikan macan hingga ikan manta. Bahkan jika beruntung, Anda bisa juga bertemu dengan ikan mola-mola yang sedang ingin mendatangi permukaan air. Waktu terbaik snorkeling di sini adalah dari Juli hingga Agustus.

4. Tulamben

Di pesisir Timur Laut Bali, ada satu tempat snorkeling yang terkenal. Inilah Tulamben, salah satu spot snorkeling terkenal di Bali. Selain terumbu karang dan biota lautnya yang kaya, kawasan ini terkenal karena ada kapal karam USAT Liberty. Asyiknya, kapal ini juga bisa terlihat hanya dengan snorkeling. Jadi, tak harus diving untuk menikmati pemandangan alam bawah laut yang menggoda seperti ini.

5. Padang Bai

Satu lagi yang tak bisa terlewatkan yaitu Padangbai, Bali. Memang agak jauh, namun pantainya yang tenang dan alam bawah lautnya yang indah akan membayar perjalanan yang jauh dari Denpasar. Ombak yang tenang membuat snorkeling lebih asyik dan aman. Di sini, traveler bisa bertemu dengan ikan kerapu, ikan macan dan aneka lainnya.