Artikel Diving, Kursus Diving

Pelatihan Instruktur PADI – Februari 2018

idc lembongan.jpgDalam rangka menjalankan misi Perkumpulan Penyelam Profesional Bali (P3B) sehubungan dengan upaya meningkatkan kualitas SDM lokal Indonesia umumnya dan Bali pada khususnya, P3B bekerja sama dengan Jakarta IDC dan Blue Corner Indonesia akan menyelenggarakan Pendidikan Instruktur (PADI IDC) khusus untuk lokal Indonesia pada Bulan Februari 2018 di Jungut Batu, Pulau Lembongan (Blue Corner Dive Lembongan, IDC Center)

Semua pengajaran untuk kursus termasuk IE akan menggunakan Bahasa Indonesia

Waktu pelaksanaan kegiatan:
– IDC preparation; 19-21 Februari 2018
– IDC : 22 Februari – 8 Maret 2018
– IE : 9-10 Maret 2018

Harga kursus member P3B :
Rp 32.150.000 per kandidat (minimal 5 kandidat)
Rp 30.900.000 per kandidat (minimal 10 kandidat)

Non-Member : Rp. 36.000.000 per kandidat

Harga kursus sudah termasuk:
– Full IDC dan EFRI
– PADI materials
– PADI application fee
– PADI IE
– Kamar dorm (jika berminat)

Detail kegiatan bisa tanyakan ke :
Siodin Kho (PADI CD) : 0852 1521 1171
Made Partayasa (korlap P3B Lembongan) : 081 2364 3952

Artikel Diving

Sejarah Terapi Oksigen Hiperbarik Pada Penyelaman

Sejarah Terapi Oksigen Hiperbarik (TOHB) dan Decompression Illness (DCI)

Image result for domicilium chamberPada tahun 1662 Dokter dan pendeta Henshaw (Inggris) menggunakan udara bertekanan untuk pengobatan penyakit paru-paru. Alat yang digunakan disebut Domicilium Chamber.

Mulai awal abad XIX Terapi oksigen Hiperbarik digunakan untuk segara dan semua jenis penyakit. Pada pertengahan abad, pusat-pusat terapi hiperbarik dipromosikan setara dengan Spa MIneral dan mampu menyembuhkan segala jenis penyakit.

Pada tahun 1670, Deompression Illness (DCI) pertama kali dikelankan oleh Sir Robert Boyle untuk menggambarkan terbentuknya gelembung udara dalam darah, cairan tubuh dan jaringan lunak (pada ular yang disiksa dengan berat).

Pada tahun 1878, Paul Bert menemukan hubungan antara ‘maladie du caison’ dengan nitrogen yaitu penyebabknya adalah gelembung nitrogen yang terjadi karena proses dekompresi yang terlalu cepat. Serta rasa nyeri yang bisa hilang melalui proses rekompresi. Dia menyarankan penggunaan oksigen untuk dekompresi dan pengobatan (walau diabaikan samapi lebih dari 50 tahun).

Tahun 1908, John Scot Haldane, Arthur E. Boycott dan Guybon C. Damant menerbitkan tulisan mereka yang monumental yaitu “The Prevention of Compressed-Air Illness” berdasarkan percobaan yang mereka lakukan pada hewan coba kambing). Mereka pemperkenalkan tabel pengobatan yang selanjutnya diadopsi oleh British Royal Navy dan United Sates Navy.

Pada tahun 1934, Dr. Albert Behnke (US Naval Submarine)  mengusulkan penggunaan oksigen plus rekompresi untuk pengobatan DCI.

(Makalah disampaikan oleh dr. I G. N Arya Sidemen, SE. SSOs, MPH (Ketua IDHI) dalam Seminar Kesehatan TOHB2017 RS Bhayangkara – Bali)

Artikel Diving, Artikel umum

Otak-atik Jadwal Piknik Selama 2018

Liburan tidak bisa dilakukan secara dadakan, paling tidak Anda perlu menyiapkan segala sesuatunya, mulai dari destinasi wisata, barang yang perlu dibawa, cuaca selama perjalanan, hingga biaya dan kapan waktu yang tepat untuk liburan.

Hal ini menjadi penting lantaran ada pepatah mengatakan, traveling tanpa observasi sama halnya dengan burung tanpa sayap. Sebelum Anda benar-benar menjadi burung tanpa sayap, ada baiknya mulai observasi dari sekarang untuk liburan pada tahun depan, dengan terlebih dahulu menemukan tanggal yang tepat.

Berikut beberapa tanggal hari libur nasional sepanjang 2018 yang bisa Anda manfaatkan untuk berwisata bersama keluarga dan teman tercinta.

Januari
Tahun baru 2018 yang jatuh pada hari Senin menjadi berkah awal tahun yang perlu Anda manfaatkan untuk momen liburan. Dengan tambahan libur akhir pekan pada Sabtu dan Minggu, Anda bisa mendapatkan waktu libur hingga tiga hari.

Maret
Hari libur nasional Wafat Isa Almasih tanggal 30 Maret jatuh pada hari Jumat. Jika ditotal dengan libur akhir pekan, Anda juga dapat memanfaatkan libur selama tiga hari untuk berwisata.

April
Libur nasional Isra Mi’raj jatuh pada hari Jumat, itu tandanya Anda bisa mendapat tiga hari libur jika ditambah dengan libur akhir pekan. Di seputar April juga ada tanggal merah lainnya, yaitu pada 1 Mei yang jatuh pada hari Selasa. Anda bisa mengajukan cuti pada Senin 30 April, untuk bisa memanfaatkan waktu libur selama empat hari jika ditotal dengan libur akhir pekan.

Mei
Ada dua tanggal merah di bulan Mei yang jatuh di tengah minggu. Itu tanda Anda perlu menyiapkan segala sesuatunya untuk bisa mendapatkan jatah cuti selama empat hari. Tanggal merah pertama berkaitan dengan hari Kenaikan Isa Almasih yang jatuh pada hari Kamis, 10 Mei, Anda perlu cuti pada Jumat. Tanggal merah kedua bertepatan dengan Hari Raya Waisak 29 Mei yang jatuh pada hari Selasa, hari sebelumnya Anda perlu mendapatkan cuti.

Juni
Bulan ini merupakan bulan liburannya orang Indonesia, karena bertepatan dengan libur sekolah dan libur Lebaran. Setidaknya ada dua momen penting liburan yang perlu Anda cermati pada bulan ini. Tanggal 1 Juni berkaitan dengan Hari Lahir Pancasila, jatuh pada hari Kamis, pada Jumat Anda perlu mendapatkan cuti untuk waktu liburan yang optimal. Momen kedua terjadi pada libur Lebaran, yaitu pada 15 dan 16 Juni. Sayangnya, libur Lebaran tahun ini jatuh tepat pada akhir pekan, sehingga Anda tidak benar-benar mendapat libur Lebaran yang banyak.

Agustus
Bergembiralah, 17 Agustus tahun ini bertepatan dengan hari Jumat. Itu tandanya ada Anda bisa melakukan perjalanan wisata pada hari ini selama tiga hari, dengan ditambah waktu libur akhir pekan. Ini kesempatan bagus bagi Anda yang ingin merayakan kemerdekaan Indonesia dengan cara berwisata alam, seperti mendaki gunung misalnya.

November
Pada bulan ini hanya ada satu momen tanggal merah yang menjadi libur nasional. Berkaitan dengan perayaan Maulid Nabi 20 November yang jatuh pada Selasa, Anda perlu menambah waktu liburan dengan mengajukan cuti pada hari Senin, untuk mendapatkan waktu liburan selama empat hari.

Desember
Desember merupakan waktu yang ditunggu-tunggu banyak orang, mengingat bulan ini merupakan bulan akhir tahun yang menjadi momen bagi banyak orang untuk berwisata bersama keluarga. Dua momen hari libur nasional di seputar Desember terjadi pada tanggal 25, yaitu Hari Natal, yang jatuh pada Hari Selasa. Anda bisa memanfaatkan momen cuti bersama untuk mendapatkan waktu liburan yang panjang. Momen kedua bertepatan dengan libur tahun baru, 1 Januari, yang jatuh pada Selasa. Cuti pada Senin jadi pilihan tepat untuk mendapatkan waktu liburan selama empat hari.

Sumber: LIputan6.com

Artikel Diving

Pengertian dan Penggunaan SKKNI Kepemanduan Wisata Selam 2017

Dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Kepemanduan Wisata Selam (review ), yang dimaksud dengan:

  1. Kompetensi adalah suatu kemampuan yang dibutuhkan untuk melakukan atau melaksanakan pekerjaan yang dilandasi oleh pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja, sehingga dapat dirumuskan bahwa kompetensi diartikan sebagai kemampuan seseorang yang dapat terobservasi mencakup atas pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja dalam menyelesaikan suatu pekerjaan atau tugas sesuai dengan standar performa yang ditetapkan.
  2. Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) adalah rumusan kemampuan kerja yang mencangkup aspek pengetahuan, keterampilan dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
  3. Wisata selam adalah aktifitas wisata di perairan untuk mengamati keindahan bawah air dengan menggunakan peralatan selam atau peralatan pendukung lainnya.
  4. Usaha wisata selam adalah usaha penyediaan berbagai sarana untuk melakukan penyelaman di bawah dan atau di permukaan air dengan menggunakan peralatan selam atau peralatan pendukung lainnya, termasuk penyediaan jasa pemanduan dan perlengkapan keselamatan untuk tujuan rekreasi.
  5. Wisatawan selam adalah individu yang sudah memiliki sertifikat selam (sesuai dengan standar ISO, EN, WRSTC) yang diakui dan log book sesuai kualifikasi dan aktivitas penyelaman dengan batasan penyelaman rekreasi. Wisatawan selam teknikal rekreasi disyaratkan telah memiliki tambahan sertifikasi kekhususan disamping sertifikat selam rekreasi.
  6. Pemandu wisata selam adalah individu yang minimum sudah memiliki sertifikasi penyelam penolong (rescue diver) sesuai dengan standar ISO (International Organization for Standardization), EN (Europan Standard), WRSTC (World Recreational Scuba Training Council ) serta sertifikat kompetensi selaku pemandu wisata selam, yang bertugas sebagai pemandu penyelaman kepada wisatawan selam.
  7. Asesor pemandu wisata selam adalah instruktur selam yang bertugas sebagai asesor kepada pemandu wisata selam dan minimum memiliki sertifikasi Master SCUBA Diver Trainer atau setara yang masih berlaku dan diakui oleh standar berdasarkan ISO, WRSTC, dan EN.

 

Penggunaan SKKNI
Standar Kompetensi dibutuhkan oleh beberapa lembaga/institusi yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia, sesuai dengan kebutuhan masing-masing:

  1. Untuk institusi pendidikan dan pelatihan
    a. Memberikan informasi untuk pengembangan program dan kurikulum.
    b. Sebagai acuan dalam penyelenggaraan pelatihan, penilaian, dan sertifikasi.
  2. Untuk dunia usaha/industri dan penggunaan tenaga kerja
    a. Membantu dalam rekrutmen.
    b. Membantu penilaian unjuk kerja.
    c. Membantu dalam menyusun uraian jabatan.
    d. Membantu dalam mengembangkan program pelatihan yang spesifik berdasar kebutuhan dunia usaha/industri.
  3. Untuk institusi penyelenggara pengujian dan sertifikasi
    a. Sebagai acuan dalam merumuskan paket-paket program sertifikasi sesuai dengan kualifikasi dan levelnya.
    b. Sebagai acuan dalam penyelenggaraan pelatihan penilaian dan sertifikasi.

 

Sumber :

Lampiran Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia No. 36 Tahun 2017 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Hiburan dan Rekreasi Golongan Pokok Kegiatan Rekreasi Lainnya Bidang Kepemanduan Wisata Selam

Artikel Diving

Latar Belakang terbitnya SKKNI Kepemanduan Wisata Selam 2017

Sebagai negara yang memiliki lebih dari 700 titik lokasi penyelaman yang sudah terdata dan masuk kategori selam kelas dunia, Indonesia tertinggal dalam pengembangan kegiatan SCUBA (Self-Contained Underwater Breathing Apparatus) diving. Banyak pengusaha yang tidak melihat SCUBA diving sebagai salah satu peluang usaha yang layak untuk dikembangkan. Akibatnya pelaku industri setempat tertinggal dalam hal pengembangan wisata selam. Kurangnya penggunaan tenaga kerja lokal juga menjadi salah satu masalah pengembangan potensi daerah. Sebenarnya di Indonesia, tenaga lokal dalam kegiatan pemandu wisata selam banyak tersedia, namun kurang mendapatkan kesempatan melalui pendidikan dan pelatihan. Oleh karena itu, perlu adanya dukungan pemerintah dalam meningkatkan kualitas tenaga lokal untuk dapat bersaing, salah satunya dengan adanya penulisan standar kerja ini.

Mulai tahun 1960an, di Amerika mulai dikembangkan sistim pelatihan selam. Ternyata hal ini merupakan awal dari tumbuhnya industri selam, dimana dalam perkembangannya para pelaku mulai menyadari bahwa sistim pelatihan dan sertifikasi tidak dapat berjalan tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak.

Berkaitan dengan uraian diatas maka terdapat kecenderungan kebutuhan tuntutan kualifikasi minimal Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang penyelaman. Untuk mengantisipasi hal tersebut diatas, dipandang perlu pembinaan SDM di bidang penyelaman agar dapat bersaing dengan negara- negara lain. Terpenuhinya pembinaan ini dapat memberikan nilai tambah bagi perkembangan wisata selam.

Untuk meningkatkan profesionalisme SDM khususnya tenaga kerja di bidang penyelaman, sangat perlu ditetapkan standar yang merupakan pernyataan keterampilan, pengetahuan dan sikap yang diterapkan dalam rangka pemenuhan persyaratan standar industri.

Untuk memberi gambaran dan pedoman yang jelas dan sistematis tentang persyaratan minimal tenaga kerja di bidang pemandu selam perlu disusun standar kompetensi kerja nasional bidang pemandu selam. Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI), disusun untuk menyediakan sebuah pedoman yang baku dan dapat diaplikasikan dalam rangka memenuhi kebutuhan industri sebagai pengguna.
 

Sumber : Lampiran Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia No. 36 Tahun 2017 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Hiburan dan Rekreasi Golongan Pokok Kegiatan Rekreasi Lainnya Bidang Kepemanduan Wisata Selam

Artikel Diving, Dive Gear

Manfaat Tes Renang pada Sertifikasi Diving

Ada tiga alasan utama mengapa dilakukan tes berenang dan kemampuan mengambang selama program sertifikasi diving:

  1. Kenyamanan penyelam: tes berenang dan mengapung pada program sertifikasi diving adalah untuk keselamatan penyelam. Hal ini menentukan apakah calon diver cukup nyaman di dalam air dengan berenang jarak pendek dan mengapung di permukaan adalah logis, dan indikator yang baik apakah seorang siswa akan nyaman di perairan terbuka.
  2. Pertimbangan Logistik: Di beberapa lokasi menyelam, penyelam mungkin perlu untuk dapat mengapung di permukaan setelah menyerahkan peralatan ke dalam kapal untuk beberapa saat. Bahkan, mengenakan dan melepas peralatan selam di permukaan adalah keterampilan yang diajarkan dan diuji di sebagian program sertifikasi diving level pemula
  3. Manajemen Darurat: Dalam hal berkaitan dengan kerusakan peralatan. Bayangkan jika seorang penyelam harus menggunakan peralatan scuba dan berenang ke perahu atau pantai, atau menunggu di permukaan untuk dijemput. Menguji keterampilan berenang menegaskan bahwa seorang penyelam memang akan bertahan pada skenario seperti itu. Namun, mengingat keandalan peralatan selam modern, situasi yang membutuhkan penyelam untuk tidak melepaskan semua peralatannya di permukaan.