Artikel Diving

Pameran Deep and Extreme Indonesia 2019

Pameran internasional Deep and Extreme Indonesia akan kembali digelar. Ajang tahunan ini diadakan di Balai Sidang Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, pada 4-7 April 2019 di Hall B JCC

Deep and Extreme Indonesia tahun ini memasuki penyelenggaraan yang ke-13. Pameran ini menjadi wadah para pecinta diving atau menyelam, juga penyuka petualangan outdoor, untuk mengakses beragam informasi mengenai produk destinasi yang berkaitan dengan aktivitas-aktivitas wisata ekstrem

Selain itu, pengunjung juga dapat memburu aksesori dan peralatan outdoor yang dijual dengan harga khusus.

Stan-stan dalam pameran ini akan diisi beragam institusi atau penyedia jasa trip wisata ekstrem. Di antaranya dinas pariwisata di Indonesia yang memiliki obyek wisata bahari dan wisata petualangan. Lalu, penyedia peralatan selam dan kegiatan outdoor, organisasi sertifikasi, institusi konservasi, dan taman nasional.

Ada pula penyedia jasa travel, hotel, dan resor serta penyedia jasa perjalanan kapal di berbagai daerah, mulai Aceh hingga Papua.

Selain dari kabupaten dan provinsi, peserta juga datang dari luar negeri. Mereka akan menggelar temu komunitas, talkshow, dan coaching clinicsmengenai berbagai aktivitas wisata ekstrem, seperti free diving.

Pameran juga akan dimeriahkan dengan seminar pelatihan selam secara langsung, lomba-lomba, dan pameran foto bawah laut internasional. Sejumlah aktivitas yang digelar saat pameran Deep and Extreeme dilakukan untuk mengkampanyekan upaya pelestarian dan konservasi alam.

Bila ingin bertandang ke pameran, pengunjung perlu membeli tiket. Pihak penyelenggara menyediakan dua varian tiket, yakni harian dan terusan. Tiket terusan bisa digunakan untuk masuk ke lokasi pameran selama empat hari berturut-turut. Pameran Deep and Extreme 2019 digelar mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB.

Artikel Diving

Buleleng Bali Dive Festival (BBDF) 2018

Dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan dan promosi wisata bawah laut di Bali Utara maka Pemda Buleleng melalui Dinas Perikanana dan Kelautan Kabupaten Buleleng mengadakan acara yang dinamakan Buleleng Bali Dive Festival 2015 diadakan di Desa Pemuteran , selanjutnya 2016 juga diadakan di Desa Pemuteran dengan keindahan bawah laut yang menawan dengan hamparan karang buatan.

26793534_10210679077885366_1293305102_n

Demi memeratakan promosi wisata bawah laut di Kabupaten Buleleng , maka kegiatan BBDF ( Buleleng Bali Dive Festival ) dipindahkan kegiatannya ke daerah Kecamatan Tejakula , dengan Desa Bondalem sebagai tempat penyelenggaraanya. Kecamatan Tejakula dengan berbagai kegiatan konservasi terumbu karang yang dikelola masyarakat lokal telah berhasil melakukan usaha ini sejak tahun 2000 an .
BBDF 2017 yang rencana akan dilakukan pada bulan Oktober namun batal diselenggarakan dikarenakan adanya erupsi Gunun g Agung .

Pada tahun ini akan diselenggarakan di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula pada tanggal 25 – 28 Oktober 2018.

(Teks & Foto oleh Nyoman Adi Sancaya)

 

Artikel Diving, Artikel umum

Terapi Oksigen Hiperbarik

Terapi oksigen hiperbarik adalah terapi yang dilakukan dengan menghirup oksigen 100% di dalam ruangan tertutup dengan tekanan atmosfer tinggi dan terkendali. Pada tahun 1940-an terapi ini dikembangkan oleh militer untuk mengobati para prajurit angkatan laut yang mengalami penyakit dekompresi atau gangguan keracunan nitrogen yang timbul akibat menyelam pada kedalaman tertentu atau menyelam terlalu lama. Sejak saat itu pula terapi hiperbarik telah dibuktikan dalam beberapa penelitian klinis mampu meningkatkan kemampuan tubuh untuk memperbaiki dan meregenasi sel tubuh.

Image result for hiperbarikPrinsip Pengobatan: Tekanan diperlukan agar oksigen dapat secara efektif larut ke dalam cairan plasma darah. Dengan meningkatnya tekanan maka ukuran partikel oksigen akan berkurang dan menciptakan lingkungan oksigen yang lebih padat. Molekul oksigen di dalam alveolus atau membran paru-paru menjadi lebih terkonsentrasi sehingga memungkinkan molekul oksigen lebih banyak dipindahkan ke dalam darah secara difusi, sehingga memenuhi cairan plasma darah dengan meningkatnya tekanan, suhu juga akan maningkat.

Kegunaan Terapi Hiperbarik: Terapi oksigen hiperbarik dapat mengobati beberapa kondisi kesehatan seperti anemia, tuli mendadak, abses otak, ulkus kaki diabetik, perawatan kecantikan, dekompresi pada penyelam, embolisme gas arterial, sindrom kompartemen pada bedah tulang, peningkatan kebugaran tubuh, buta mendadak dan lain-lain.

Hal-hal yang perlu diperhatikan pada terapi oksigen hiperbaik:

Tahap Persiapan:

  • tidak membawa korek api atau perangkat bertenaga baterai ke dalam ruang terapi
  • menghapus produk perawatan rambut dan kulit, parfum, deodoran dan hal lainya yang berbasis minyak dan berpotensi menimbulkan kebakaran.
  • hanya diperbolehkan memakai pakain katun yang bersih di dalam ruangan
  • pasien harus memberit ahu teknisi pabila ada obat yang digunakan dan pasien disarankan untuk tidak meminum alkohol atau minuman berkarbonasi selamam 4 jam sebelum perawatan.
  • pasien harus berhenti merokok dan berhenti menggunakan produk tembakau lainnya selama masa pengobatan karena dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk mengangkut oksigen.

Tahap Pelaksanaan Terapi

  • TErapi hiperbaruk berlangsung kurang lebih selama 2 jam
  • tekanan udara yang meningkat akan menimbulkan perasaan penuh yang bersifat sementara di dalam telinga yang mirip dengan apa yang dirasakan ketika berada di dalam pesawat terbang atau ketika berada di tempat yang tinggi.
  • hal ini dapat diredakan dengan melakukan gerakan menguap atau menelan ludah.
  • selama periode menghirup oksigen sebaiknya pasien tidak tidur
  • selama periode istirahat pasien boleh makan dan minum.

Tahap Setelah Terapi:

  • Pada kebanyakan kondisi, terapi berlangsung hingga sekitar 2 jam, pasien mungkin merasa lelah atau lapar namun tidak membatasi aktivitas normal.
  • Pasien yang akan melakukan penerbangan dilakukan 4-6 jam setelah proses terapi.

 

Efek Samping Terapi : Hiperbarik umumnya merupakan prosedur yang aman. Komplikasi jarang terjadi, namun perawatan ini beresiko menimbulkan efek samping sebagai berikut:

  • Rabun jauh (miopia) sementara yang disebabkan oleh perubahan sementara pada lensa mata
  • Kerusakan telinga tengah termasuk kebocoran cairan dan robekan gendang telinga akibat meningkatnya tekanan udara. Dapat diatasi dengan melakukan ekualisasi.
  • Kerusakan paru-paru akibat perubahan tekanan udara (barotrauma). Sepanjang mengikuti instruksi terapi hal ini bisa diatasi
  • Kejang akibat terlalu banyak oksigen (toksisitas oksigen) di dalam sistem saraf pusat.
  • Pada keadaan tertentu bisa terjadi api dan kebakaran karena lingkungan terapi yang kaya oksigen. Ikuti prosedur keamanan berkaitan dengan lingkungan beroksigen tinggi.

Agar dapat menjadi efektif, terapi hiperbarik mungkin akan membutuhkan lebih dari satu kali sesi terapi. Jumlah sesi tergantung pada kondisi medis Anda. Keracunan karbon monoksida dapat dirawat dalam tiga kali kunjungan, namun luka yang tidak menyembuh mungkin memerlukan 20 sampai 40 kali perawatan.

Artikel Diving

Pedoman Penyelenggaraan Wisata Selam Rekreasi di Indonesia

Peraturan Menteri Pariwisata Republik Indonesia No. 7 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Wisata Selam Rekreasi.
Artikel Diving, Artikel umum

SKKNI Kepemanduan Wisata Selam 2017

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia telah mengeluarkan Ketetapan Menteri No. 36 Tahun 2017 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Kategori Hiburan dan Rekreasi Golongan Pokok Kegiatan Rekreasi Lainnya Bidang Kepemanduan Wisata Selam.

Download di sini 04 SKKNI Selam 2017