Artikel Diving

Latar Belakang terbitnya SKKNI Kepemanduan Wisata Selam 2017

Sebagai negara yang memiliki lebih dari 700 titik lokasi penyelaman yang sudah terdata dan masuk kategori selam kelas dunia, Indonesia tertinggal dalam pengembangan kegiatan SCUBA (Self-Contained Underwater Breathing Apparatus) diving. Banyak pengusaha yang tidak melihat SCUBA diving sebagai salah satu peluang usaha yang layak untuk dikembangkan. Akibatnya pelaku industri setempat tertinggal dalam hal pengembangan wisata selam. Kurangnya penggunaan tenaga kerja lokal juga menjadi salah satu masalah pengembangan potensi daerah. Sebenarnya di Indonesia, tenaga lokal dalam kegiatan pemandu wisata selam banyak tersedia, namun kurang mendapatkan kesempatan melalui pendidikan dan pelatihan. Oleh karena itu, perlu adanya dukungan pemerintah dalam meningkatkan kualitas tenaga lokal untuk dapat bersaing, salah satunya dengan adanya penulisan standar kerja ini.

Mulai tahun 1960an, di Amerika mulai dikembangkan sistim pelatihan selam. Ternyata hal ini merupakan awal dari tumbuhnya industri selam, dimana dalam perkembangannya para pelaku mulai menyadari bahwa sistim pelatihan dan sertifikasi tidak dapat berjalan tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak.

Berkaitan dengan uraian diatas maka terdapat kecenderungan kebutuhan tuntutan kualifikasi minimal Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang penyelaman. Untuk mengantisipasi hal tersebut diatas, dipandang perlu pembinaan SDM di bidang penyelaman agar dapat bersaing dengan negara- negara lain. Terpenuhinya pembinaan ini dapat memberikan nilai tambah bagi perkembangan wisata selam.

Untuk meningkatkan profesionalisme SDM khususnya tenaga kerja di bidang penyelaman, sangat perlu ditetapkan standar yang merupakan pernyataan keterampilan, pengetahuan dan sikap yang diterapkan dalam rangka pemenuhan persyaratan standar industri.

Untuk memberi gambaran dan pedoman yang jelas dan sistematis tentang persyaratan minimal tenaga kerja di bidang pemandu selam perlu disusun standar kompetensi kerja nasional bidang pemandu selam. Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI), disusun untuk menyediakan sebuah pedoman yang baku dan dapat diaplikasikan dalam rangka memenuhi kebutuhan industri sebagai pengguna.
 

Sumber : Lampiran Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia No. 36 Tahun 2017 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Hiburan dan Rekreasi Golongan Pokok Kegiatan Rekreasi Lainnya Bidang Kepemanduan Wisata Selam

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s