Praktek Penyelaman yang Aman

Seperti melakukan kegiatan yang lain, melakukan scuba diving atau menyelam haruslah nyaman dan aman. Berikut  ini adalah contoh – contoh praktek penyelaman yang aman dengan tujuan untuk meningkatkan rasa aman dan kenyamanan saat melakukan scuba diving. Semua yang saya tulis ini, seharusnya sudah kita dapatkan pada saat kita mengikuti pelatihan diving pemula. Ya… anggaplah sebagai penyegaran saja🙂

Image

  • Jagalah kesehatan fisik dan mental yang baik untuk menyelam. Hindari pengaruh alkohol atau obat berbahaya sewaktu melakukan aktifitas penyelaman.
  • Latihlah selalu keterampilan Scuba Diving kita, selalu berusaha untuk meningkatkan keterampilan melalui pelatihan berkelanjutan, dan meninjau ulang pada kondisi kita setelah suatu periode tertentu tidak aktif menyelam, dan tetaplah merujuk pada material pelatihan untuk tetap ingat pada informasi – informasi yang penting. Jadi mempunyai manual pelatihan sendiri sangat PENTING, sebagai referensi setelah selesai pelatihan.
  • Kenali dimana kita melakukan penyelaman. Jika tidak cukup familiar, meminta bantuan orientasi penyelaman dari pihak setempat yang berkompeten.
  • Jika kondisi tempat penyelaman lebih buruk dari yang pernah kita alami, maka kita sebaiknya tunda penyelaman atau pilihlah lokasi penyelaman alternatif yang kondisinya lebih baik.
  • Tidak melakukan penyelaman di gua, kapal karam atau kegiatan technical diving, terkecuali jika sudah dilatih secara khusus untuk melakukannya.
  • Gunakan peralatan diving yang lengkap, terawat dengan baik, dapat diandalkan, dan sudah kita kenali; Periksalah apakah peralatan tersebut sesuai ukuran dan fungsinya sebelum melakukan penyelaman.
  • Cegahlah penggunaan peralatan kita pada penyelam yang tidak bersertifikat, kecuali yang bersangkutan dalam masa proses pelatihan diving di bawah bimbingan seorang instruktur (!).
  • Mendengarkan dengan seksama Briefing / pengarahan sebelum penyelaman, perhatikan dan hormatilah saran dari orang yang mengawasi aktifitas penyelaman (Divemaster atau instruktur).
  • Pahami bahwa diperlukan pelatihan khusus jika hendak melakukan aktifitas penyelaman tertentu, menyelam di lokasi geografis yang berbeda, dan atau jika kita tidak melakukan penyelaman lebih dari 6 bulan.
  • Taat pada system kemitraan (Buddy System) pada setiap penyelaman. Rencanakan penyelaman dengan baik, meliputi profil penyelaman, cara berkomunikasi, prosedur jika terpisah dengan mitra selam, dan prosedur darurat dengan buddy kita.
  • Pahami cara menggunakan Tabel Penyelaman (Dive Table) dan Dive computer.
  • Rencanakan semua penyelaman tanpa dekompresi dan menggunakan margin yang konservatif dalam perencanaan penyelaman. Selalu memeriksa kedalaman dan waktu selama di bawah air.
  • Batasi kedalaman maksimum pada level yang sesuai dengan pelatihan dan pengalaman.
  • Batasi kecepatan naik ke permukaan tidak melebihi 18 meter per menit. Jadilah seorang SAFE Diver – Slowly Ascend From Every dive (Naik ke permukaan secara perlahan pada setiap penyelaman).
  • Lakukan Safety Stop di setiap penyelaman sebagai tindakan pencegahan tambahan, biasanya pada kedalaman 5 meter selama 3 menit atau lebih.
  • Jagalah daya apung yang sesuai. Sesuaikan system pemberat di permukaan untuk daya apung netral dengan cara mengosongkan udara dari BCD. Menjaga daya apung netral di bawah air. Menggunakan daya apung positif  untuk berenang atau beristirahat di permukaan laut.
  • Gunakan sistem pemberat yang mudah untuk dilepaskan. Ini penting untuk mengendalikan daya apung saat terjadi masalah selama menyelam.
  • Bernafas secara benar selama menyelam. Tidak menahan nafas atau menunda nafas jika bernafas menggunakan udara terkompresi, dan hindari hipervetilasi berlebihan saat melakukan Skin Diving.
  • Hindari kegiatan melelahkan saat menyelam di bawah air dan menyelamlah sesuai dengan batas kemampuan kita.
  • Gunakan perahu, pelampung atau alat surface support lainnya bila diperlukan.
  • Ketahui dan taat pada hukum – hukum / aturan setempat yang berkaitan dengan penyelaman, termasuk tentang penangkapan ikan, peraturan memancing ikan dan peraturan penggunaan bendera selam.

Demikianlah tips praktek penyelaman yang aman, semoga kita mampu penyelaman yang nyaman tanpa harus mengabaikan keamanan penyelaman. Semoga bermanfaat.

Gambar oleh dan seijin ScubaTIM.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s