Universal Referral

Apa itu Universal Referral?

Ilustrasinya kira-kira begini: Pada saat anda memutuskan untuk mengikuti pelatihan diving, anda memilih untuk belajar dengan instruktur selam dari organisasi “A”. Anda belajar teori dasar diving dan belajar keterampilan diving di sesi kolam renang. Selanjutnya karena satu hal, anda memutuskan untuk liburan ke satu tempat dan ingin melanjutkan sesi selanjutnya di tempat diving dengan kondisi lebih baik. Tetapi ditempat tersebut tidak terdapat instruktur dari organisasi “A”, sehingga sesi penyelaman di laut dilakukan dengan mengikuti aturan organisasi yang berbeda. Dan setelah selesai penyelaman, Anda kembali ke instruktur lama Anda untuk mendapatkan sertifikat diving dari organisasi “A”. Cukup jelas khan.

Aturan lama, semua kegiatan pelatihan baik kelas, kolam renang dan perairan terbuka harus dengan lembaga pelatihan yang sama. Jika Anda ingin melakukan sesi penyelaman laut di tempat lain, Anda harus memilih sebuah resor dengan instruktur yang berafiliasi dengan organisasi diving yang sama.

Dimulai pada tahun 1998, Anda bisa mengambil kelas dan sesi kolam renang di kota Anda dari instruktur dengan Badan “A,” kemudian terbang ke tempat lain untuk sesi perairan terbuka (open water) bawah instruktur dengan Badan “B”- asalkan lembaga memiliki perjanjian untuk mengakui standar masing-masing dan instruktur. Hal ini dapat memberikan Anda banyak pilihan untuk sesi open water di tempat yang lebih bagus, airnya hangat dan jernih. Kemudian anda kembali ke instruktur lama Anda untuk mendapatkan sertifikat.

Perubahan aturan ini lebih banyak disebabkan untuk kenyamanan pelanggan. Lembaga yang lebih kecil dengan beberapa instruktur di tempat di resort merasa  perlu bersatu untuk menawarkan pilihan-terutama lebih besar ketika standar sertifikasi yang hampir identik.

Tetapi aturan Universal Referral tidak berlaku untuk PADI. Organisasi sertifikasi ini masih mensyaratkan bahwa semua tahap pelatihan Anda akan dengan instruktur PADI. Alasan utama dari penolakan ini adalah keselamatan diver. Bagaimana seorang instruktur dapat menerbitkan sebuah sertifikat diving jika dia tidak tahu persis (melihat, mengalami) bagaimana sang calon diver mengaplikasikan keterampilannya di perairan terbuka. Dia hanya menerima dokumen yang ditandatangai oleh instruktur dari organisasi lain. Instruktur dari sebuah organisasi tertentu biasanya enggan mempelajari aturan dari organisasi lain. Memang secara umum, apa yang diajarkan kepada calon penyelam relatif sama, tetapi tetap ada perbedaan di antara organisasi sertifikasi diving.

Kalau mau sertifikat diving PADI bagaimana caranya? Anda bisa belajar teori dan sesi kolam renang dengan instruktur dari Badan sertifikasi apa saja (tentunya yang diakui dunia), dan anda dapat melanjutkan sesi selanjutnya dengan instruktur PADI dan jika memenuhi semua persyaratan pelatihan PADI maka anda akan diberikan sertifikat PADI. Sederhana khan? Tentu saja sebelum menjutkan sesi berikutnya instruktur PADI akan melakukan penilaian terhadap teori dan keterampilan di air.

Jadi instruktur PADI akan menentukan apakah anda memenuhi semua persyaratan untuk mendapatkan sertifikat diving PADI. Karena melihat langsung, melakukan penilaian, memberikan masukan – masukan kepada Anda. Jadi berbanggalah jadi PADI Diver…

Referrals from Other Organizations
When receiving a referred diver from another training organization for course completion, follow the Referral Procedures in the General Standards and Procedures Guide. Use the Scuba Review program and the Open Water Diver Course Final Exam to preassess the referred diver’s knowledge and skills. – PADI Instructor Manual

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s