Tips Belajar Diving

Kegiatan diving / menyelam SCUBA tidak dapat dipungkiri saat ini makin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Hal ini cukup beralasan karena Indonesia mempunyai tempat diving yang indah dan keren seperti Raja Ampat, Bunaken, Lembeh, Derawan, Weh, Komodo, ALor, Wakatobi, Bali dan masih banyak lagi. Olahraga air yang menyenangkan tapi juga cukup berbahaya.

Untuk dapat mengikuti kegiatan diving secara aman, menyenangkan dan bebas dari kecelakaan, berikut ini beberapa tips atau anjuran saat anda belajar diving:

  1. Ikutilah kursus diving / menyelam untuk mendapatkan sertifikat diving anda sebelum turut serta dalam penyelaman SCUBA. Jangan sekali-kali mencoba menyelam SCUBA tanpa mengikuti kursus selam dan mendapat sertifikat terlebih dahulu! Jika Anda tidak yakin, Anda bisa mencoba Discover Scuba Diving atau pengenalan diving di kolam renang di bawah pengawasan seorang instruktur diving. Jangan mencoba dengan dengan teman Anda yang bukan instruktur, karena bisa berakibat fatal.
  2. Periksakan kesehatan anda sebelum anda melakukan kegiatan ini. Pemeriksaan yang harus dilakukan meliputi kesehatan paru-paru THT, tekanan darah dan sebagainya. Pastikan anda cukup fit untuk diving. Jika Anda ingin tahu lebih detail apa saja yang harus diperiksakan, tanyakan pada Instruktur Anda. Biasanya instruktur akan memberikan lembar daftar pertanyaan yang menyangkut kesehatan anda. Untuk wilayah Indonesia, pemeriksaan ke dokter tidaklah wajib, tetapi tidak ada salahnya anda memeriksakan diri. Baca artikel terkait di Siapkah Anda Diving?
  3. Pastikan anda bisa berenang. Anda akan diminta menunjukkan kenyamanan anda di air (watermanship) pada saat anda memulai pelatihan di kolam renang. Biasanya berupa berenang 200 meter tanpa henti (waktu tidak ditentukan) dan mengambang atau survival float selama 10 menit. Hal ini akan sangat membantu anda dalam proses belajar skill atau kemampuan yang wajib dikuasai oleh seorang penyelam. Jadi pastikan anda bisa berenang. Banyak orang bialng, untuk menjadi penyelam tidak perlu berenang, hal itu tidaklah benar. Karena seorang penyelam bersertifikat adalah penyelam mandiri atau independent dan bisa menyelam  dengan penyelam lain tanpa didampingi pemandu atau instruktur. Bagaiman kalo anda tidak bisa berenang?
  4. Setelah anda lulus dan mendapat sertifikat Diving, jangan menyelam di tempat – tempat yang berbahaya, seperti tempat yang berarus kuat atau shipwreck (reruntuhan kapal tenggelam). Menyelamlah pada tempat penyelaman yang serupa dengan kondisi pada saat anda di latih. Kalau tidak yakin, pastikan anda dipandu oleh pemandu yang tahu persis lokasi penyelaman. Pendidikan diving lanjutan dan pengalaman diperlukan untuk menyelam di tempat-tempat seperti itu.
  5. Jangan pernah menyelam sendirian. Anda harus ditemani seorang buddy (mitra selam) pada saat  diving. Hal ini penting jika terjadi masalah selama penyelaman, buddy anda akan dapat membantu anda. Menyelam dengan buddy akan lebih aman, nyaman dan menyenangkan, terutama buddy yang sudah saling kenal kemampuan menyelamnya. Jadi pastikan penyelam lain mau jadi buddy anda, karena anda punya skill, pengalaman dan seorang penyelam bertanggung jawab.🙂
  6. Dengarkan pengarahan dan ikuti aturan yang diberikan oleh pemandu diving Anda. Pastikan pemandu Anda adalah seorang Divemaster atau insturktur yang bersertifikat. Hanya orang – orang inilah yang berhak memandu Anda, karena mereka sudah melewati pelatihan dan mempunyi pengalaman dalam aktivitas penyelaman.
  7. Andalah yang bertanggung jawab atas peralatan yang anda gunakan. Periksa peralatan selam anda! Khususnya jika anda menyewa peralatan selam tersebut. Pastikan semua peralatan Scuba Diving terpasang dengan benar dan bekerja dengan semestinya. Dan lakukan pre dive check dengan buddy Anda sebelum melakukan penyelaman.
  8. Perhatikan keadaan cuaca sebelum menyelam. Pastikan cuaca cukup cerah, ombak dan gelombang tidak terlalu tinggi, sehingga anda tidak mabuk laut pada saat berada di permukaan.
  9. Lindungi kulit anda dengan sunscreen / sunblock. Perhatikan kandungan bahan yang terdapat di dalamnya. Carilah jenis yang ramah lingkungan. Perbanyak minum air putih, hindari kopi atau teh apalagi alkohol :D  Tubuh anda akan membutuhkan banyak air. Hindari dehidrasi.
  10. Setelah anda berada dalam air, jaga tangan anda! Jangan menyentuh atau memegang makhluk laut yang indah dipandang walaupun anda mengenakan gloves. Penggunaan gloves (sarung tangan) bukan untuk memengang karang atau ikan, tetapi untuk melindungi tubuh dari air yang dingin, atau terpapar sinar matahari.
  11. Perhatikan dengan seksama sekeliling anda sebelum naik ke permukaan. Dengarkan apakah ada speed boat yang akan melintas. Jet ski yang melaju kencang juga merupakan ancaman serius bagi kepala anda. Gunakan surface signalling device atau SMB atau pasang bendera di tempat anda menyelam.
  12. Jika memungkinkan, lanjutkan pendidikan selam / Scuba Diving anda ke jenjang yang lebih tinggi atau ikuti kelas spesialisasi seperti penyelaman dalam atau fotografi bawah laut sesuai dengan minal anda.

Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s