Candi Bawah Laut di Pemuteran

Underwater Temple, begitulah biasa disebut merupakan bangunan mirip candi yang berada bawah laut, Pemuteran, Bali sungguh menakjubkan. Mungkin belum banyak yang tahu, bangunan yang menjadi bagian proyek The Karang Lestari Project itu merupakan bekas candi bentar yang sengaja ditenggelamkan.

Proyek itu dimulai sejak tahun 2000 oleh para para pecinta lingkungan yang terdiri dari warga lokal dan ekspatriat, dengan donasi swadaya dan bantuan USAID. Mereka prihatin pada kondisi koral yang hancur akibat bahan peledak yang digunakan pencari ikan.

Bekas bangunan candi bentar yang salah satunya berupa gapura itu ditenggelamkan pada tahun 2005. Selain menenggelamkan benda-benda bekas candi, mereka menggunakan teknologi bernama biorock untuk ‘membangun’ terumbu karang. Informasi yang dihimpun dari http://www.globalcoral.org, teknologi itu menggunakan aliran listrik aliran rendah.

“Kerangka yang dibuat dari besi yang ditempatkan di bawah laut kemudian dialiri listrik yang akan membantu pertumbuhan batu kapur,” tulisnya.

Proyek itu rupanya berhasil. Menurut situs divingathletic.com, pada 1997 saat penyelam mengintip perairan itu, hanya koral sekarat yang bertebaran. Tapi saat mereka kembali lagi pada 2007, mereka terpengaruh. Dia menemukan, hanya dalam waktu satu tahun penanaman, struktur-struktur kerangka besi itu telah berubah menjadi karang yang menakjubkan. Ikan-ikan pun mulai tinggal di bangunan buatan itu.

Bangunan candi yang dulu hanya batu-batu biasa kini menjadi pemandangan yang sangat indah. Patung-patung, gapura, dan tembok juga telah berubah dramatis.

Bangunan yang dulunya hanya berwarna hitam batu kini telah berubah menjadi berwarna-warni, kuning, hijau, dan oranye. Para penyelam sangat surprise dengan perubahan itu.

Foto-foto indah candi di bawah laut muncul di situs mikroblogging Twitter dan menjadi perbincangan para tweeps. Sejumlah foto adalah jepretan fotografer bawah laut asal Inggris, Paul M Turley. Namun Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata belum mengetahuinya.

Pihak Kemenbudpar malah akan mengecek keaslian foto itu melalui pakar telematika. Namun kini misteri telah terpecahkan. Candi di bawah laut ternyata memang ada meski memang bukan peninggalan purbakala.

Sumber: http://www.detiknews.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s